Alasanmu Bisa Diterima
Begitu cantik dia muncul dibalik pintu kamar kosnya.
Sepertinya dia mempersiapkan diri untuk ini. Padahal kita
berdua hanya ingin datang ke rapat kegiatan kampus biasa. Dan ini pertama
kalinya aku menjemput dia
“Wihh dandan ya.. mau kemana memangnya”, Perkataan bodoh yang ku sampaikan, sebenarnya lontaran itu hanya untuk mencairkan rasa canggung ini

Jadi kau anggap aku siapa? Ujarnya..
“maaf, yang aku rasakan tidak sama dengan yang kamu rasakan” jawabku
“Alasan mu bisa diterima”.. jawaban itu mengakhiri
Komentar
Posting Komentar